Lens : New Life 3

LENS

Pagi yang baru menyapa kediaman keluarga Cho dengan cahaya matahari yang sangat terang, minyilaukan mata. Kyuhyun membuka kedua matanya yang masih ingin kembali ke alam mimpi. Mungkin didalam mimpi ia menemukan sosok Yoona yang tidak marah padanya. Saat ia benar benar sadar, ia akhirya menyadari bahwa sosok yang seharusnya tidur disampingnya hilang entah kemana. Yoona sudah tidak ada di samping Kyuhyun. Sejak semalam tidurnya tidak tenang. Sesekali ia terbangun dan harus berusaha kembali tidur. Continue reading

Lens : New Life 2

image

Tak ada yang sanggup membuka mulut. Didalam mobil itu sangat sunyi. Situasi canggung dan sedikit takut menghantui. Kyuhyun, Donghae dan Eunhyuk bersama dengan sekertaris baru Donghae, Seulgi duduk didalam mobil milik Donghae. Donghae menyetir dengan frusrasi. Ada yeoja dengan rok ketat dan mini pula, duduk disampingnya. Sedang di belakang Donghae, Eunhyuk tak ada hentinya memperhatikan paha mulus milik Seulgi. Beda dengan kedua temannya yang panas dingin Kyuhyun hanya menatap jendela seakan berharap tidak berada di mobil ini. Continue reading

LENS : New Life

image

Sebuah pagi sunyi menyelimuti sebuah rumah di kawasan Seoul. Belum terlihat tanda tanda dari penghuni. Tak ada aktivitas ataupun suara. Masih sepi seperti sedang berada di tengah tengah kebun teh di kaki gunung. Sang pehuni ada didalam. Asik berkelut dengan dunia mimpi mereka masing masing. Rumah itu adalah rumah keluarga Cho Kyuhyun yang sekitar 8 bulan lalu pemiliknya, tentu saja Cho Kyuhyun dan istrinya Im Yoona menikah.
Continue reading

Lens [ Part 10 ]

Aku akan menunggu sampai kau datang.

Kalimat itu terus terniang dikepala Taeyeon. Ini adalah harinya. Hari dimana ia harus memberi jawaban pada atasannya. Donghae. Memikirkan namanya Taeyeon merasa sangat aneh. Ia seharusnya tak memikirkan atasannya itu. Tentu saja ia tak akan menunggunya. Ini hampir larut malam. Tak mungkin laki – laki itu masuh duduk atau berdiri untuk mendengar jawabannya. Ditambah lagi, Donghae seperti hanya memainkan perasaannya. Continue reading

Lens [ Part 8 ]

Matanya kehilangan focus. Badannya kehilangan keseimbangan. Dan yang terparah otaknya kehilangan akal sehatnya. Donghae sama sekali tidak bisa menahan dirinya agar tetap berdiri dengan tegap saat ini. Tangannya mencoba menahan tubuhnya dengan berpijak pada sebuah meja. Perlahan ia berjalan untuk mengambi sebuah document di laci yang berada di sebrang meja kerjanya. Langkahnya menjadi 3x lebih berat dari biasanya, menyulitkan dirinya untuk meraih document tersebut.

Dimatanya ruangannya seakan berputar, membuat ia kehilangan pertahanan terakhirnya. Tangannya tak berhasil menahan badannya sedang kakinya sudah tak punya kekuatan untuk menahan tubuhnya.

BUK Continue reading

Lens [ Part 7 ]

Di pagi hari yang sunyi, di sebuah kamar hotel berbintang lima, seorang gadis yang dalam dekapan seorang laki-laki perlahan membuka matanya. Badannya menggeliat layaknya anak bayi hingga membuat sang laki- laki ikut membuka matanya, sadar dari alam mimpinya. Sadar sang pria di sebelahnya telah bangun, gadis tersebut memandangnya lalu tersenyum dengan senyuman terindahnya pagi ini. Continue reading