Lens : New Life 2

image

Tak ada yang sanggup membuka mulut. Didalam mobil itu sangat sunyi. Situasi canggung dan sedikit takut menghantui. Kyuhyun, Donghae dan Eunhyuk bersama dengan sekertaris baru Donghae, Seulgi duduk didalam mobil milik Donghae. Donghae menyetir dengan frusrasi. Ada yeoja dengan rok ketat dan mini pula, duduk disampingnya. Sedang di belakang Donghae, Eunhyuk tak ada hentinya memperhatikan paha mulus milik Seulgi. Beda dengan kedua temannya yang panas dingin Kyuhyun hanya menatap jendela seakan berharap tidak berada di mobil ini. Continue reading

Whisper [ Part 4 ]

whisper

South Korea – Jeju

Changmin menutup telephonenya. Baru saja ia mendengarkan ceramah dari sahabatnya, Kyuhyun. Lelaki yang menelphonenya itu sangat kawatir pada Changmin. Hilang selama seharian tanpa kabar dan ternyata sedang berlibur di Jeju. Ia bukan marah karena Changmin meninggalkan pekerkaannya, melainkan Changmin berhasil membuatnya kawatir.

“Ai, bisa kawatir juga dia dengan ku.” Desis Changmin. Continue reading

Lens [ Part 10 ]

Aku akan menunggu sampai kau datang.

Kalimat itu terus terniang dikepala Taeyeon. Ini adalah harinya. Hari dimana ia harus memberi jawaban pada atasannya. Donghae. Memikirkan namanya Taeyeon merasa sangat aneh. Ia seharusnya tak memikirkan atasannya itu. Tentu saja ia tak akan menunggunya. Ini hampir larut malam. Tak mungkin laki – laki itu masuh duduk atau berdiri untuk mendengar jawabannya. Ditambah lagi, Donghae seperti hanya memainkan perasaannya. Continue reading

Lens [ Part 8 ]

Matanya kehilangan focus. Badannya kehilangan keseimbangan. Dan yang terparah otaknya kehilangan akal sehatnya. Donghae sama sekali tidak bisa menahan dirinya agar tetap berdiri dengan tegap saat ini. Tangannya mencoba menahan tubuhnya dengan berpijak pada sebuah meja. Perlahan ia berjalan untuk mengambi sebuah document di laci yang berada di sebrang meja kerjanya. Langkahnya menjadi 3x lebih berat dari biasanya, menyulitkan dirinya untuk meraih document tersebut.

Dimatanya ruangannya seakan berputar, membuat ia kehilangan pertahanan terakhirnya. Tangannya tak berhasil menahan badannya sedang kakinya sudah tak punya kekuatan untuk menahan tubuhnya.

BUK Continue reading

Lens [ Part 7 ]

Di pagi hari yang sunyi, di sebuah kamar hotel berbintang lima, seorang gadis yang dalam dekapan seorang laki-laki perlahan membuka matanya. Badannya menggeliat layaknya anak bayi hingga membuat sang laki- laki ikut membuka matanya, sadar dari alam mimpinya. Sadar sang pria di sebelahnya telah bangun, gadis tersebut memandangnya lalu tersenyum dengan senyuman terindahnya pagi ini. Continue reading

Lens [ Part 6 ]

Matanya terlihat kaget. Dari bibirnya tersiat sebuah senyum tipis yang sangat anggun. Rambutnya terurai lepas. Ia bagaikan malaikat, kecantikannya tak bisa ditawar lagi. Menjadi sebuah keberuntungan jika berjabat tangan dengannya, tidak, hanya memandangnya saja sudah menjadi keberuntungan ganda.

“Yoona!” Continue reading