Whisper [ Part 5 ]

image

Dari satu took pakaian ke toko lain. Dari satu jenis pakaian ke jenis yang lain. Hampir semua jenis pakaian telah Taeyeon coba. Eunhyuk memaksa yeoja itu untuk mencoba pakaian dari yang tertutup hingga yang terbuka. Semua brand ternama seperi Chanel, Alexander McQueen, Lanvin, Givenchy, Dior dan Louis Vuitton tak luput dimasuki oleh Eunhyuk. Saat melangkahkan kaki kedalam toko tersebut, Taeyeon benar benar merasa tidak mampu. Menyentuh saja ia tidak berani. Selesai Eunhyuk mengacak acak toko toko branded, giliran Taeyeon menariknya kebeberapa toko pakaian yang menjual pakaian yang di design oleh designer lokal. Awalnya Eunhyuk sangat enggan untuk masuk kedalam, tapi saat ia melihat Taeyeon dengan bahagia memilih pakaian membuatnya terpaksa masuk ke dalam. Continue reading

Whisper [ Part 3 ]

whisper

Sam il Hospital
8.15 PM

Hati namja itu terasa tercabik. Detak jantungnya tak beraturan. Nafasnya mulai tersengal. Perasaan bahagia yang semula menyelimutinya kini telah pergi berganti dengan kekecewaan dari semua penjelasan dari yeoja yang sangat ia cintai. Changmin merapat ke tembok. Ia berusaha berdiri dengan tegap dengan pandangan lurus kedepan. Matanya memandang Eunhyuk dari ujung rambut hingga kaki. Yang benar saja, tak mungkin ia kalah dengan namja yang ada didepan matanya ini. Continue reading

Lens [ Part 6 ]

Matanya terlihat kaget. Dari bibirnya tersiat sebuah senyum tipis yang sangat anggun. Rambutnya terurai lepas. Ia bagaikan malaikat, kecantikannya tak bisa ditawar lagi. Menjadi sebuah keberuntungan jika berjabat tangan dengannya, tidak, hanya memandangnya saja sudah menjadi keberuntungan ganda.

“Yoona!” Continue reading

Lens [ Part 5 ]

Sebuah rumah beratap dark brown dengan dinding warna putih itu terlihat sangat ganjil. Nampak seperti tak ada penghuninya. Tak ada perempuan cantik berambut panjang yang selalu berada di dalam rumah. Ia seakan menghilang di telan bumi, tak pernah menunjukan wajahnya dan tak pernah melakukan gerak gerik yang menandakan ia berada didalam.

Seorang pria berparas tampan layaknya seorang pangeran dari negeri dongeng membawa gadis itu pergi dari rumah tersebut. Menjemput gadis itu untuk pergi bersamanya. Dengan mobil Ferrari hitam kesayangannya ia melaju dengan kencang menuju tujuan akhirnya. Continue reading

Lens [ Part 4 ]

Yoona, gadis pewaris Lens berparas cantik yang baru saja di jodohkan dengan putra keluarga Cho. Pertunangan yang didasari oleh kemauan kedua orang tua mereka, bukan dari hati mereka masing-masing. Yoona, gadis yang berusaha mengubah jalan hidupnya. Sedikit demi sedikit pasti akan berubah. Semua akan berubah, dan perubahan itu akan dimulai dari sini. Continue reading

Lens [ Part 3 ]

Rumah keluarga Cho, terlihat sudah memulai aktivitasnya. Ini masih pukul 8 pagi dan entah mengapa semua terlihat sangat sibuk. Ada yang menurunkan koper dan beberapa barang lainnya dari sebuah mobil. Semua itu dibawa masuk kedalam rumah keluarga Cho.

“Seohyun ah,” teriak Ahra saat melihat kedatangan seorang perempuan berwajah sangat cantik. Ia segera berlari kecil dari pintu masuk rumahnya

“Eonni, mana Kyuhyun?” tanya Seohyun.

“Dia? Ada di dalam, otaknya sedang error sampai-sampai ia lupa kalau kau datang hari ini.” jawab Ahra sambil menemani Seohyun berjalan masuk ke dalam rumahnya. Continue reading

Lens [ Part 2 ]

Pelangi, sebutan bagi kumpulan tujuh warna yang terlukis indah dilangit. Benda yang semula dianggap asing tapi mengaggumkan bagi anak kecil, menjadi hal yang mengagumkan saat beranjak dewasa. Warna yang dihasilkan memang hanya tujuh warna, tapi sebenarnya setiap warna memiliki banyak cabang. Muda dan tua.

Tangan kita memang tak bisa menggapai pelangi itu. Meloncat dari gedung tertinggi saja belum tentu tangan kita dapat menyentuh warna terakhir dari pelangi tersebut. Tapi tak ada yang tak mungin dalam dunia ini kecuali manusia memakan makanannya sendiri. Konyol memang, tapi kita bisa memegangnya, gambar saja dalam sebuah kertas putih polos ketujuh warna pelangi tersebut. Buat pelangi itu jadi bagian dari diri kita, bewarna warni. Hidup dalam dunia yang bewarna itu indah. Continue reading

Lens [ Part 1 ]

Kacamata, tanpa 2 lensa yang berada di antara frame tak akan pernah berguna. Teropong tanpa lensa juga akan kehilangan kegunaan aslinya. Lensa, benda kecil yang sangat berguna bagi manusia. Dengan lensa mata yang min atau plus dapat melihat dunia dengan jelas. Benda yang berada dikejauhan dapat terlihat dengan bantuan lensa. Mungkin karena itu, lensa harus dipelajari oleh manusia, karena manusia masih menggantungkan diri mereka pada sebuah lensa. Memang tak semua tapi sebagian besar sudah bergantung 90% dengan sebuah lensa. Continue reading